Sebuah tradisi aneh membuat orang-orang saling melempar kotoran sapi satu sama lain demi "kesehatan yang baik". Ribuan orang dari dua kelompok yang berbeda di desa Kiruppala di selatan India saling mengumpankan kue kotoran sapi melawan satu sama lain dalam "Perang Pidakala".
Tradisi ini dilakukan setelah festival lokal musim semi dan menjadi perang simbolis terkait mitos mengenai perselisihan dalam pernikahan.
Ada dua kubu dalam perang ini, satu kelompok petarung melemparkan kotoran atas nama Dewa Bhadrakali, sementara kubu lain melakukan hal yang sama atas nama Raja Veerabhadraswamy.
Berdasar sejarahnya, pada jaman dahulu kala Raja Veerabhadraswamy ingin menikahi Dewi Bhadrakali, namun ada pertentangan dalam perjodohan tersebut yang kemudian memicu timbulnya perselisihan.
Penggunaan kotoran sapi merupakan senjata pilihan untuk orang-orang Dewi Bhadrakali. Cerita ini berakhir bahagia, Raja Veerabhadraswamy dan Dewi Bhadrakali akhirnya menikah dan di kemudian hari para penduduk desa merayakan bersatunya mereka pada akhir perang ini.
Baca juga:
Para penganutnya percaya bahwa tindakan ini dapat membawa kesehatan, hidup sejahtera dan hujan untuk desa ini. Selengkapnya tonton video di atas.
![]() |
| Sungguh Menjijikkan, Ribuan Orang Saling Lempar Kotoran Sapi Dalam Perang Pidakara |
Tradisi ini dilakukan setelah festival lokal musim semi dan menjadi perang simbolis terkait mitos mengenai perselisihan dalam pernikahan.
Ada dua kubu dalam perang ini, satu kelompok petarung melemparkan kotoran atas nama Dewa Bhadrakali, sementara kubu lain melakukan hal yang sama atas nama Raja Veerabhadraswamy.
Berdasar sejarahnya, pada jaman dahulu kala Raja Veerabhadraswamy ingin menikahi Dewi Bhadrakali, namun ada pertentangan dalam perjodohan tersebut yang kemudian memicu timbulnya perselisihan.
Penggunaan kotoran sapi merupakan senjata pilihan untuk orang-orang Dewi Bhadrakali. Cerita ini berakhir bahagia, Raja Veerabhadraswamy dan Dewi Bhadrakali akhirnya menikah dan di kemudian hari para penduduk desa merayakan bersatunya mereka pada akhir perang ini.
Baca juga:
- Tak Punya Perasaan, Sedang Hujan, Sekeluarga Diusir Dari Dalam Masjid Gara-gara Masalah Kecil
- Astaghfirullah, Hati Ibu Ini Hancur Setelah 3 Anaknya Gugat Harta Warisan, Segini Besar Nilainya
- Inilah Keadaan Manusia Tertua Yang Masih Hidup Sampai Sekarang, Mbah Gontho Dari Sragen
- Gempar, Video Chat Mesra Marcella Zalianty Dengan Sandiaga Uno, Adakah Hubungan Rahasia Diantara Mereka
Para penganutnya percaya bahwa tindakan ini dapat membawa kesehatan, hidup sejahtera dan hujan untuk desa ini. Selengkapnya tonton video di atas.
