Jika mendengar pencurian avokad, mungkin Anda membayangkan seorang anak usil yang mencuri avokad dari pohon tetangganya atau orang yang mencuri beberapa buah dari pedagang di pasar.
Tapi tiga orang di California, Amerika Serikat, menjadikan pencurian avokad benar-benar serius lantaran nilai avokad yang diambil mencapai US$300.000 atau hampir sekitar Rp4 miliar.
Carlos Chavez, Rahim Leblanc, dan Joseph Valenzuela ditangkap dengan tuduhan mencuri stok avokad dari sebuah perusahaan pertanian di kota Oxnard, tempat mereka bekerja.
Ketiga pria itu sudah bekerja selama beberapa tahun di Mission Produce -perusahaan penyalur avokad- namun harga avokad yang meningkat beberapa waktu belakangan tampaknya mendorong mereka untuk lebih dari 'sekedar bekerja seperti biasanya'.
Berdasarkan data dari Departemen Pertanian Amerika Serikat, harga avokad akhir April 2017 di negara itu mencapai US$1,27 (Rp16.800), meningkat dari US$0,98 (Rp13.000) pada tahun sebelumnya.
Permintaan yang meningkat pesat di dunia belakangan ini berhubung konsumsi advokad menjadi tren di kalangan kaum muda di kota-kota besar.
Jadi selama beberapa bulan trio Chavez, Leblanc, dan Valenzuela mencuri avokad dan menjualnya secara diam-diam kepada 'pelanggan'-nya.
Presiden perusahaan Mission Produce, Steve Barnard, mengatakan satu kotak avokad biasanya dijual US$50 atau Rp665.000 namun ketiga pria tertuduh dilaporkan menjualnya setengah harga.
"Kami tangani serius pencurian ini," kata Sersan John Franchim, sherif setempat kepada koran LA Times . "Ini (avokad) merupakan produk yang besar di California.
"Banyak permintaan. Semua orang suka avokad," tambahnya. Banyak warga kota-kota besar dunia yang kini melihat avokad sebagai makanan sehat dan menjadi tren, dengan sajian yang 'bergaya' -antara lain dicampur keju kambing, telur mata sapi, tomat, maupun roti bakar- untuk sarapan.
Baca juga:
Di sebuah restoran di Chelsea -kawasan pemukiman kaum berada di London- sepasang roti bakar dengan avokad yang dicampur keju kambing berharga £7.50 atau sekitar Rp127.000.
![]() |
| Aneh, Tiga Pria Ini Ditangkap Di California AS Karena Mencuri Buah Avokad Senilai Rp 4 Miliar |
Carlos Chavez, Rahim Leblanc, dan Joseph Valenzuela ditangkap dengan tuduhan mencuri stok avokad dari sebuah perusahaan pertanian di kota Oxnard, tempat mereka bekerja.
Ketiga pria itu sudah bekerja selama beberapa tahun di Mission Produce -perusahaan penyalur avokad- namun harga avokad yang meningkat beberapa waktu belakangan tampaknya mendorong mereka untuk lebih dari 'sekedar bekerja seperti biasanya'.
Berdasarkan data dari Departemen Pertanian Amerika Serikat, harga avokad akhir April 2017 di negara itu mencapai US$1,27 (Rp16.800), meningkat dari US$0,98 (Rp13.000) pada tahun sebelumnya.
Permintaan yang meningkat pesat di dunia belakangan ini berhubung konsumsi advokad menjadi tren di kalangan kaum muda di kota-kota besar.
Jadi selama beberapa bulan trio Chavez, Leblanc, dan Valenzuela mencuri avokad dan menjualnya secara diam-diam kepada 'pelanggan'-nya.
Presiden perusahaan Mission Produce, Steve Barnard, mengatakan satu kotak avokad biasanya dijual US$50 atau Rp665.000 namun ketiga pria tertuduh dilaporkan menjualnya setengah harga.
"Kami tangani serius pencurian ini," kata Sersan John Franchim, sherif setempat kepada koran LA Times . "Ini (avokad) merupakan produk yang besar di California.
"Banyak permintaan. Semua orang suka avokad," tambahnya. Banyak warga kota-kota besar dunia yang kini melihat avokad sebagai makanan sehat dan menjadi tren, dengan sajian yang 'bergaya' -antara lain dicampur keju kambing, telur mata sapi, tomat, maupun roti bakar- untuk sarapan.
Baca juga:
- Bikin Merinding, Ada Sesosok Hitam Yang Melintas Saat Lelaki Ini Azan Di Tengah Perang Hebat Berkecamuk
- Heboh, Pria Gagah Dan Berewok Yang Menikung Istri Ridwan Kamil Ini Datang Dan Minta Maaf
- Bikin Nangis, Pengemudi Ojek Ini Diperlakukan Penumpang Hingga Gajinya Ditahan, Padahal Untuk Pengobatan Istri
- Belum DiKetahui Publik, Tiba-Tiba Syahrini Di Kabarkan Putus Hubungan Dengan Sang Pacar, Siapakah Pria itu
Di sebuah restoran di Chelsea -kawasan pemukiman kaum berada di London- sepasang roti bakar dengan avokad yang dicampur keju kambing berharga £7.50 atau sekitar Rp127.000.
